Download Aliran Turbulen PDF

TitleAliran Turbulen
File Size237.0 KB
Total Pages6
Document Text Contents
Page 3

dan 4000 aliran dapat laminer atau turbulen (transisi) tergantung pada faktor-

faktor lain yang mempengaruhi.

Kiat cepat untuk dapat mengetahu aliran ini turbulence atau laminar sangat

mudah yaitu lihat fluida apa yang mengalir dan cari viskositasnya. Jika viskositas

nya sangat kecil maka kemungkinan besar aliran ini merupakan aliran turbulence.

Contoh saja Udara sudah dipastikan turbulence karena memiliki viskositas lebih

kecil dari 10e-5 sehingga nilai Reynolds numbernya sudah pasti jauh diatas 4000.



Froud number

Bilangan tanpa dimensi yang lainnya adalah Froud number, F,

Perbandingan antara gaya inersia dan gaya gravitasi. Froude number didefinisikan

sebagai

F = U

√hg

Di mana U adalah kecepatan, h adalah kedalaman, dan g adalah kecepatan

gravitasi. Karena froud number adalah perbandingan inersia dan kekuatan gaya

berat, Froude number, digunakan dalam permasalahan aliran fluida ketika arus

mempunyai suatu tidak terkurung atau muka-bebas seperti di suatu arus atau di

muara pasang surut. Konsep free surface current telah diperluas dalam aplikasinya

untuk submarine turbidity current, yang memiliki permukaan “bebas” dianggap

memiliki interferensi antara arus turbit yang lebih pekat bagian bawah dan air

bersih di atasnya. Dalam free surface flow gravitasi memiliki peranan penting

tidak seperti, dalam pipa tertutup dimana tekanan adalah faktor dominan. Froude

number juga membedakan dua tipe aliran, shooting atau super critikal (F>1) dan

tranquil, kadang disebut streaming, atau subkritikal (F<1). Transisi antara

keduanya disebut critical flow (F=1). Dalam shooting flow suatu gelombang

permukaan akan dibawa kehilir oleh arus tersebut sedangkan dalam tranquil akan

bergerak kemuara melawan arus. Shooting flow akan bergerak cepat, constriction,

banjir, dan dimana breaker (hempasan gelombang) memunculkan suatu pantai.

Kedua tipe tersebut baik tranquil atau shooting menjalankan peran yang penting

dalam melipat mikro relief, bentuk-bentuk lapisan juga menimbulkan beberapa

Page 5

kecepatan (v) . Dan terbitlah angka Reynolds dengan membandingkan antara

kecepatan rata-rata aliran fluida (v) dengan :



Setelah saya membaca buku Hidraulika II bab” Model dan Analisa

Dimensi”, saya baru mengetahui bahwa Angka Reynolds sendiri merupakan

perbandingan antara Gaya Inersia dan Gaya Kekentalan. Setelah melakukan

beberapa eksperimen, Reynolds mengambil kesimpulan dimana jika angka

Reynolds berkisar antara 0 < Re < 2100 maka aliran tersebut dikatakan aliran

laminar, dan jika angka Reynoldsnya lebih besar dari 4000 ,Re>4000, maka aliran

tersebut dikatakan aliran turbulen. Sedangkan 2100<Re<4000 disebut aliran

transisi, agak sedikit tidak beraturan.

Rupanya angka-angka yang diatas tersebut hanya berlaku untuk fluida

yang mengalir didalam pipa lingkaran. Saya juga baru mengetahuinya ketika Pak

Indra (Dosen Mekflu UI) mengatakan dikelas minggu kemarin (16 mei 2012), dan

katanya kalau dilaut jika alirannya turbulen maka didapatkan angka Reynoldsnya

melebihi 10^6 , Re>10^6

Dengan begitu patokan angka 2100 dan 4000 hanya berlaku pada pipa

lingkaran saja. Kalau alirannya ditempat lain maka kita harus menganalisis

kembali angka Reynoldsnya.

Aplikasi dari aliran laminar adalah saat pengecoran (Casting). Misalnya

mau ngecor semen, kita jangan terlalu terburu-buru atau cepat-cepat karena nanti

alirannya akan sangat turbulen. Dalam pengecoran jika turbulen terjadi maka akan

sangat dirugikan, yaitu terdapat ruang (udara atau gas) kosong didalam

cetakannya yang akan memperpendek umur hasil pengecoran. Kalau aliran

turbulen seperti pada piston, dimana partikel didalamnya akan tidak beraturan

(saling bertumbukan) sehingga menghasilkan energi yang cukup untuk

ditransmisikan untuk menggerakkan mesin.


dengan:

https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/re1.jpg
https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/reynolds.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/math/7/a/7/7a76fa1ad7bb2f854ca708cd6c0e337e.png
https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/re1.jpg
https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/reynolds.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/math/7/a/7/7a76fa1ad7bb2f854ca708cd6c0e337e.png
https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/re1.jpg
https://akbardwitama.files.wordpress.com/2012/05/reynolds.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/math/7/a/7/7a76fa1ad7bb2f854ca708cd6c0e337e.png

Similer Documents