Download asuhan-keperawatan-ulkus-kornea PDF

Titleasuhan-keperawatan-ulkus-kornea
File Size357.0 KB
Total Pages16
Document Text Contents
Page 15

15

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Ulkus kornea adalah hilangnya sebagian permukaan kornea akibatkematian

 jaringan kornea.

Ulkus kornea dapat terjadi akibat adanya trauma pada oleh benda asing, dan

dengan air mata atau penyakit yang menyebabkan masuknya bakteri atau jamur ke

dalam kornea sehingga menimbulkan infeksi atau peradangan. Ulkus kornea

merupakan luka terbuka pada kornea. Keadaan ini menimbulkan nyeri, menurunkan

kejernihan penglihatan dan kemungkinan erosi kornea.

Gejala subyektif pada ulkus kornea sama seperti gejala-gejala keratitis. Gejala

obyektif berupa injeksi silier, hilangnya sebagian jaringan kornea dan adanya infiltrat.

Pada kasus yang lebih berat dapat terjadi iritis disertai hipopion, Fotofobia danRasa

sakit dan lakrimasi.

Pasien dengan ulkus kornea berat biasanya dirawat untuk pemberian berseri

(kadang sampai tiap 30 menit sekali), tetes antimikroba dan pemeriksaan berkala oleh

ahli opthalmologi.

B. Saran

1. Hendaknya kita selalu waspada dengan kebersihan mata kita

2. Hendaknya sebagai perawat kita perlu mewaspadai adanya infeksi berlanjut dari

ulkus kornea ini .

Page 16

16

DAFTAR PUSTAKA

Mansjoer, Arif, 2000 , Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2 Ed. III , media Aeuscualpius,

Jakarta.

Sidarta, Ilyas. Penuntun Ilmu Penyakit Mata. Cet. 5. Jakarta : Balai Penerbit FKUI ; 1998.

Darling, Vera H & Thorpe Margaret R. Perawatan Mata. Yogyakarta : Penerbit Andi;

1995.

Doenges, Marilynn E. Rencana Asuhan Keperawatan : Pedoman untuk Perencanaan dan

pendokumentasian Perawatan Pasien. Alih bahasa I Made Kariasa. Ed. 3. Jakarta,

2000.

Similer Documents