Download Dokumen.tips Buku Studi Islam 3 Dr Ahmad Alim Lc Ma PDF

TitleDokumen.tips Buku Studi Islam 3 Dr Ahmad Alim Lc Ma
File Size2.7 MB
Total Pages195
Document Text Contents
Page 97

91 | S T U D I I S L A M I I I
W a w a s a n I s l a m



Dari kalangan Protestan, Dr. Stevri I. Lumintang menulis buku yang

sangat serius berjudul Theologia Abu-Abu: Tantangan dan Ancaman Racun Pluralisme

dalam Teologi Kristen Masa Kini, (Malang: Gandum Mas, 2004). Dalam buku

setebal 700 halaman lebih ini, Stevri menulis:

―Theologia abu-abu (Pluralisme) yang kehadirannya seperti serigala

berbulu domba, seolah-olah menawarkan teologi yang sempurna, karena itu

teologi tersebut mempersalahkan semua rumusan Teologi Tradisional yang

selama ini dianut dan sudah berakar dalam gereja. Namun sesungguhnya

Pluralisme sedang menawarkan agama baru.‖
97



Dari kalangan Hindu juga muncul penolakan keras terhadap paham

Pluralisme Agama. Pada tahun 2006, penerbit Media Hindu menerbitkan sebuah

buku berjudul Semua Agama Tidak Sama. Buku ini diberi kata pengantar oleh

Parisada Hindu Dharma. Editor buku ini, Ngakan Made Madrasuta menulis kata

pengantarnya dengan judul Mengapa Takut Perbedaan? Ngakan mengkritik

pandangan yang menyamakan semua agama, termasuk yang dipromosikan oleh

sebagian orang Hindu yang mengutip Bagawad Gita IV: 11: ―Jalan mana pun

yang ditempuh manusia ke arah-Ku, semuanya Aku terima. Menurut Ngakan:

―Yang disebut ‗Jalan‘ dalam Gita adalah empat yoga yaitu Karma Yoga,

Jnana Yoga, Bhakti Yoga, dan Raja Yoga. Semua yoga ini ada dalam agama

Hindu, dan tidak ada dalam agama lain. Agama Hindu menyediakan banyak

jalan, bukan hanya satu bagi pemeluknya, sesuai dengan kemampuan dan

kecenderungannya.‖
98



Dr. Frank Gaetano Morales, seorang cendekiawan Hindu, mengecam

keras orang-orang Hindu yang menyama-nyamakan agamanya dengan agama

lain:

―Ketika kita membuat klaim yang secara sentimental menenangkan,

namun tanpa pemikiran bahwa semua agama adalah sama, kita sedang tanpa

sadar mengkhianati kemuliaan dan integritas dari warisan kuno ini, dan

membantu memperlemah matrix filosofis/kultural agama Hindu sampai pada

intinya yang paling dalam. Setiap kali orang Hindu mendukung Universalisme

Radikal, dan secara bombastik memproklamasikan bahwa semua agama adalah


97

Stevri I. Lumintang, op.cit, hal.18-19.
98

Ngakan Made Madrasuta (ed), Semua Agama Tidak Sama, (Media Hindu, 2006) hal.xxx.

Similer Documents