Download Laporan Apel PDF

TitleLaporan Apel
File Size102.3 KB
Total Pages24
Document Text Contents
Page 1

1



I. PENDAHULUAN



A. Latar Belakang



Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di sekitar garis

khatulistiwa sehingga memiliki iklim tropis. Kondisi iklim dan keragaman

agroklimat inilah yang mendukung dalam pembudidayaan tanaman baik

tanaman pangan, tanaman perkebunan, dan hortikultura. Selain didukung dari

iklim yang sesuai, tersedianya lahan yang cukup serta didukung oleh tingkat

kesuburan tanah dan kemampuan sumber daya manusia dalam

mengembangkan dan mengolah hasil pertanian menyebabkan sektor pertanian

menjadi sektor unggulan dalam meningkatkan pendapatan negara. Pertanian

tidak lagi dipandang dalam ruang lingkup sempit dan penanaman saja, namun

sekluruh aspek yang menunjang pertanian, seperti pemanfaatan pengolahan

dan pemasaran. Persaingan yang tinggi saat ini, mendorong pertanian untuk

memiliki daya saing, baik dari segi kualitas maupun inovasi yang baik.

Kondisi topografi wilayah Indonesia yang didominasi oleh daerah

dataran tinggi sangat cocok untuk budidaya apel. Salah satu daerah yang

cocok digunakan sebagai tempat budidaya apel adalah Kota Batu, Jawa Timur.

Kota Batu dikelilingi oleh rangkaian pegunungan seperti Gunung Panderman,

Gunung Arjuno, Gunung Welirang, dan Gunung Kawi. Dengan kondisi iklim

dan ketinggian tempat yang cukup maka banyak ditemukan daerah yang

menjadi sentra-sentra budidaya pertanian dan juga beberapa tempat

agrowisata. Salah satunya adalah PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya.

Menurut Notodimedjo (1996), apel dapat tumbuh di Malang karena

wilayah ini mempunyai kemiripan dengan kawasan temperate. Kawasan Batu

pertama kali dipilih sebagai uji coba penanaman apel karena wilayah ini

mempunyai karakter yang hampir mirip dengan habitat asli tumbuhan apel.

Batu memiliki suhu udara tahunan berkisar antara 18-30˚ C, curah hujan rata-

rata 875 - 3000 mm per tahun dan kelembaban udara berkisar antara 75 - 98%.

Notodimedjo mencatat apel telah dibudidayakan secara intesif di Batu sejak

1

Page 23

23



IV. PENUTUP

A. Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan di atas antara lain:

1. PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya berlokasi di Kota Batu, Jawa

Timur yang terletak 90 km dari Surabaya dan 19 km dari kota Malang. PT.

Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya merupakan bagian dari Kusuma

Group yang didirikan oleh Ir. Eddy Antoro pada tahun 1989 yang

kemudian mengalami perkembangan hingga saat ini PT. Kusuma Satria

Dinasasri Wisatajaya menjadi “holding” dari beberapa divisi, antara lain:

divisi hotel, divisi agrowisata, divisi estate (villa Kusuma Agro) dan divisi

industri

2. Apel merupakan tanaman buah tahunan yang tidak mengenal musim.

Budidaya apel di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya di Batu,

terdapat di dua daerah yaitu daerah wisata Kusuma Agrowisata dan daerah

Junggo. Varietas apel yang ditanam meliputi Manalagi, Rome Beauty, dan

Anna

3. Kegiatan budidaya apel di Departemen Budidaya Tanaman Tahunan,

meliputi pemangkasan tanaman apel, pewiwilan tanaman apel, pengapuran

batang tanaman apel, penyaputan (pengendalian hama dan penyakit)

tanaman apel, penyiraman tanaman apel, pengompresan tanaman apel,

pemanenan apel

B. Saran

Saran yang dapat diberikan guna menunjang produktivitas apel di PT.

Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya antara lain:

1. Budidaya apel dilakukan dengan intensif untuk memperoleh output yang

tinggi

2. Budidaya apel dilakukan secara organic atau semi organic, karena selain

ramah dengan lingkungan juga sebagai tindakan perlinungan terhaap

konsumen

3. Menambah jumlah tenaga kerja, dengan begitu kegiatan lebih cepat selesai





23

Similer Documents