Download Laporan Kerja Praktek PT. Indonesia Toray Synthetics, Tangerang, Banten PDF

TitleLaporan Kerja Praktek PT. Indonesia Toray Synthetics, Tangerang, Banten
File Size1.5 MB
Total Pages75
Table of Contents
                            1.2 Sejarah Singkat Perusahaan
I.3.1. Bahan Baku
BAB II
BAB III
	3.3. Unit Proses Recovery
		Mekanisme Proses
		Proses Routine dengan Draw Twister
	Proses T-700 dengan Draw Twister
	Proses Draw Winding
2.6 Proses penguraian benang dan Proses Sorting
BAB V
BAB IV
UTILITAS
                        
Document Text Contents
Page 37

‘TORAY


Moch. Aji Pramukti I8311038
M. Fahmi Firmansyah W. I8311040

Laporan Praktek Kerja
PT .INDONESIA TORAY SYNTHETICS

middlle (110-112oC), dan lower (102-104oC).Pemanasan pada PEX menggunakan steam

dan juga dialirkan N2 untuk mencegah oksidasi. Proses ekstraksi akan dilakukan secara

counter current, dimana chip akan di spray dari atas menara ekstraksi dan air dari bawah.

Air yang digunakan untuk ekstraksi ini terlebih dahulu ditambahkan Hidrain (A3) yang

berfungsi untuk mencegah penggumpalan. Chip yang dihasilkan pada proses ekstraksi ini

disebut sebagai E-chip (Extract Chip) dengan kandungan MC (moist content) ± 13 % dan

MO (monomer oligomer) ± 1,3 %

Setelah proses ekstraksi selesai, pada proses di PEX-1 chip akan ditransfer ke dalam

discharge tank menggungakan screw yang digerakkan oleh motor. Dari discharge tank E-

chip akan ditransfer menuju drain tank yang dibantu dengan pure water yang

dipompakan dari water receiver tank. Sebelum masuk ke drain tank, terlebih dulu chip

dilewatkan separator dan centrifuge untuk memisahkan air.

Sementara itu, proses transfer E-chip dari PEX-2 Chip akan dimasukkan kedalam

chip charge tank yang ditambahkan dengan pure water dari unit utility dan air dari unit

recovery untuk membantu transfer chip menuju Continue Tower Dryer (CTD). Air over

flow dari chip charge tank dialirkan ke extracted water tank untuk digunakan pada

transfer chip keluar dari PEX, sebagian lagi dialirkan ke heater untuk proses ekstaksi. Air

over flow dari PEX-2 sebagian masuk ke separator untuk mendorong chip yang masih

tertinggal dan kemudian dimasukan ke dalam feed tank. Air pengekstraksi masuk dalam

keadaan panas (1050C) agar ekstraksi berjalan dengan baik.

3.1.8. Proses Drying

Chip-chip yang telah diekstraksi (E-Chip) perlu dikeringkan untuk mengurangi

kadar airnya atau MoisuretContent (MC) sampai pada standar yang telah ditetapkan. Di

departement Nylon Filament Yarn terdapat dua jenis dryer yaitu Continue Tower Dryer

(CTD) yang berlangsung secara kontinyu (1 unit) untuk proses 3N (semi dull) dan

Vacuum Dryer yang berlangsung secara batch (5 unit) digunakan untuk proses 1N dan 2N

(superbright).

Vacum Dryer machine yang digunakan pada proses pengeringan 1N dan 2N

berbentuk double cone atau kerucut ganda dimana chip yang lembab dapat digulingkan

37

Page 74

Compressor

udara

Air Tank

Proses

Adsorption Tower

Condensor

Air pendingin

‘TORAY


Moch. Aji Pramukti I8311038
M. Fahmi Firmansyah W. I8311040

Laporan Praktek Kerja
PT .INDONESIA TORAY SYNTHETICS

Gambar VII.4 Sistem Pengadaan Udara Instrumental

BAB VIII

KESIMPULAN DAN SARAN

VIII.1.KESIMPULAN

Dari pelaksanaan kerja praktek yang telah dilakukan di PT. Indonesia Toray

Synthetic dapat diambil beberapa kesimpulan, yaitu :

1. PT. Indonesia Toray Synthetic merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang

industri tekstil yang memproduksi serat sintetik dengan salah satu produknya adalah

benang Nylon-6 dengan kapassitas produksi 1350 ton/tahun.
2. Bahan baku utama yang digunakan untuk pembuatan chip Nylon-6 adalah

kaprolaktam yang diimpor dari Jepang, Polandia dan Jerman sedangkan bahan

penujang yang digunakan adalah TiO2 dan Mixing Additive.

3. Proses produksi pembuatan Nylon-6 di PT. Indonesia Toray Synthetic dilakukan di

Departement Nylon dengan menggunakan teknologi pengolahan chip 1N dan 2N

untuk memproduksi chip T-100 / T-300 (superbright) dan teknologi 3N untuk

memproduksi chip T-200 (semidull).

4. Proses polimerisasi pembentukan polimer Nylon-6 sampai terbentuk chip meliputi

tiga tahapan, yaitu:

74

Page 75

‘TORAY


Moch. Aji Pramukti I8311038
M. Fahmi Firmansyah W. I8311040

Laporan Praktek Kerja
PT .INDONESIA TORAY SYNTHETICS

a. Tahap inisiasi dan adisi

b. Tahap polimerisasi kondensasi

c. Tahap kesetimbangan

5. Proses yang terjadi di departement Nylon terbagi menjadi 2 tahap, yaitu:

a. Proses pengolahan chip nylon, meliputi proses polimerisasi, ekstraksi, drying,

recovery dan depolymerisasi.

b. Proses pengolahan benang nylon, meliputi proses spinning dan after treatment.

6. Dalam proses produksi Nylon-6 PT. Indoneisa Toray Synthetic melakukan

pengawasan yang ketat terhadap standar kualitas chip nylon dan benang nylon yang

dihasilkan yang dilakukan oleh Departement Quality Assurance.

7. Efisiensi penggunaan bahan baku sangat tinggi, karena adanya proses daur ulang

waste dan produk abnormal yang dilakukan di unit depolimerisasi dan recovery.

8. Pengolahan limbah yang dihasilkan tergolong baik karena dapat menurunkan

kadar COD sampai <250ppm dan kadar BOD <50ppm untuk limbah cair dan

menghasilkan bahan bakar campuran batu bara dari proses pengolahan limbah

menggunakan metode ASM (Activated Sludge Methode).

VIII.2. SARAN

1. Melakukan peninjauan kembali terhadap penggunaan isolator pada setiap alat

produksi agar menghindari terjadinya kehilangan energi yang cukup besar dan

menjaga keselamatan dan kesehatan pegawai.
2. Mengoptimalkan program saving energi dengan penggantian lampu-lampu neon yang

masih digunakan di lingkungan pabrik dengan lampu yang lebih hemat energi.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mengadakan pelatihan-pelatihan

atau pengiriman pegawai ke luar negerei..
4. Melakukan peningkatan program alih teknologi di segala bidang agar putra-putri

Indonesia dapat melakukan penanganan pabrik secara keseluruhan dan mengurangi

ketergantungan pada tenaga ahli dari luar negeri.
5. Menyediakan sarana perpustakaan yang berisi buku-buku yang membahas mengenai

produk maupun teknologi yang digunakan di lingkungan PT. Indonesia Toray

Synthetic.

75

Similer Documents