Download Makalah Elektrokimia ISI PDF

TitleMakalah Elektrokimia ISI
File Size662.1 KB
Total Pages67
Table of Contents
                            e. Persamaan Nernst
II.5. Termodinamika Sel Elektrokimia
Kontribusi awal terhadap termodinamika sel elektroda kimia diberikan oleh Joule (1840) yang memberikan kesimpulan bahwa :
II.6. Sel Kimia
	Koefisien Aktivitas
Sel Konsentrasi
	Reaksi keseluruhan merupakan perpindahan hidrogen dari yang bertekanan tinggi ke tekanan yang lebih rendah.
	Sel konsentrasi elektroda yang terdiri dari elektroda gas dapat diilustarsikan sebagai berikut :   Pt|H2(P1)|HCl|H2(P2)|Pt
                        
Document Text Contents
Page 1

BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang

Seperti yang telah kita ketahui, topik elektrokimia ini sudah kita pelajari

saat masih duduk di bangku SMA. Namun, pembahasan pada saat itu hanya

secara garis besarnya saja. Dengan adanya makalah ini, kami bermaksud untuk

membahas topik elektrokimia dengan lebih lengkap dan mendalam.

Elektrokima itu penting untuk diketahui dan dibahas lebih lanjut karena

fungsi dan kegunaan dari elektrokimia itu sangat penting dan berguna dalam

kehidupan kita sehari-hari.

Sel elektrolisis merupakan pemanfaatan arus listrik untuk menghasilkan

reaksi redoks. Oleh karena itu, elektrolisis adalah proses penguraian suatu

senyawa dengan pengaliran arus listrik yang melaluinya. Dalam elektrolisis,

terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Sel elektrolisis merupakan

kebalikan dari sel volta karena listrik digunakan untuk melangsungkan reaksi

redoks tak spontan. Proses elektrolisis dimulai dengan masuknya elektron dari

arus listrik searah ke dalam larutan melalui kutub negatif. Spesi tertentu atau ion

yang bermuatan positif akan menyerap elektron dan mengalami reaksi reduksi di

katoda. Spesi yang lain atau ion bermuatan negatif akan melepas elektron dan

mengalami reaksi oksidasi di kutub positif atau anoda. Elektroda positif dan

negatif pada sel elektrolisis ditentukan oleh sumber arus listrik. Jenis elektroda

yang digunakan dalam proses elektrolisis sangat berpengaruh pada hasil

elektrolisis. Elektroda dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan keaktifannya,

yaitu elektrodatidak aktif (tidak ikut bereaksi atau inert) seperti C, Pt, dan

elektroda aktif (ikut bereaksi atau tidak inert, selain C, Pt) pada proses elektrolisis.

Jika dalam elektrolisis digunakan elektrolit berupa larutan, maka reaksi yang

terjadi tidak hanya melibatkan ion-ion d alam larutan, tapi juga air. Hal tersebut

menyebabkan terjadinya kompetisi antara ion dengan molekul pelarutnya atau

ion-ion lain dalam larutan pada saat mengalami reaksi di anoda dan katoda.

1

Page 2

I.2. Tujuan Penulisan

Makalah ini disusun dengan tujuan untuk memberikan suatu gambaran,

penjelasan yang lebih mendalam mengenai elektrokimia. Diharapkan mahasiswa

dapat mendalami dan memahami konsep-konsep dan teori mengenai elektrokimia.

I.3. Sistematika Penulisan

Kata Pengantar

Daftar Isi

Bab I. Pendahuluan

I.1. Latar Belakang

I.2. Tujuan Penulisan

I.3. Sistematika Penulisan

Bab II. Isi

II.1. Reaksi Redoks

II.2. Sel Galvani

II.3. Hukum Faraday

II.4. Sel Elektrolisis

II.5. Termodinamika Sel Elektrokimia

II.6. Sel Kimia

II.7. Hasil Kali Kelarutan

II.8. Sel Konsentrasi

Bab III.Penutup

III.1. Kesimpulan

III.2. Saran

Lampiran

Daftar Pustaka

2

Page 33

Koefisien Suhu dari Emf Sel





Perubahan Entropi :





Perubahan Entalpi :



Pengukuran E pada berbagai suhu memberikan harga (koefisien suhu)

Jenis-jenis sel Elektrokimia

33

Page 34

II.6. Sel Kimia

Jika reaksi elektrokimia pada setengah sel berbeda dan reaksi

keseluruhannya merupakan reaksi kimia maka selnya disebut sel kimia. Sel kimia

terdiri dari sel kimia tanpa perpindahan (without transference) dan sel kimia

dengan perpindahan (with transference).

Koefisien Aktivitas

Sampai sejauh ini kita gunakan molalitas (suatu aproksimasi). Untuk

formulasi yang benar harus digunakn “aktivitas”, dan pengukuran emf pada suatu

rentang konsentrasi membawa pada nilai koefisien aktivitas

Pandang sel :

Pt, H2|HCl(aq)|AgCl (s)|Ag

Dengan reaksi elektroda:

34

Tanpa
perpindaha

n

Sel
Elektrokimia

Sel
Konsentrasi

Sel
konsentrasi
elektroda

Sel
konsentrasi

elektrolit

Sel
konsentr

asi
elektrod
a aliasi

Dengan
perpindah

an

Sel
konsentra

si
elektroda

gas

Tanpa
perpindah

an

Dengan
perpindah

an

Sel Kimia

http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kimia%20dasar/elektrokimia/Sel%20Kimia%20dengan%20Tranference.htm
http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kimia%20dasar/elektrokimia/Sel%20Kimia%20dengan%20Tranference.htm
http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kimia%20dasar/elektrokimia/Sel%20Kimia%20Tanpa%20Perpindahan.htm

Page 66

Jawab:
a. Zn (NO3)2 Zn2+ +2NO3-

Katode (-) Zn2+ + 2e  Zn

Anode (+) H2O  2
1 O2 + 2H + + 2e

Zn + H2O  Zn + 2
1 O2 + 2H-1

b. FeSO4 Fe2+ + SO42-

Katode (-) Fe2+ + 2e  Fe

Anode (+) H2O  2
1 O2 + 2H + + 2e

Fe2+ + H2O  Fe + 2
1 O2 + 2H-1

28. Diberikan setengah reaksi:

MnO4- (aq) + 8H+(aq) + 5e- Mn2+(aq) + 4H2O(l)
So32-(aq) + H2O(l) SO42-(aq) + 5H+(aq) + 2e-

Pada penyetaraan reaksi redoks yang melibatkan MnO4- dalam suasana asam,
tentukan perbandingan koefisien MnO4- dan SO32-!
Jawab:
2MnO4-+ 16H+ + 10e  2Mn2+ + 8H2O
5So32- + 5H 2O  5SO 42- + 10H + + 10e -
2MnO4+ 5SO32- + 16 H+ + 5H2O  2Mn2+ + 5SO42- + 10H+ + 8H2O

29. Unsur flourin dapat diperoleh dengan cara elektrolisis leburan KHF2 sesuai

reaksi: HF2- HF +
2
1

F2+ e-. tentukan waktu yang diperlukan untuk

memperoleh 15 liter F2 (diukur pada oC dan tekanan 1 atm) dengan arus 20
ampere (1 faraday = 96.500 coulomb, 1 mol gas = 22,4 liter)!

Jawab:
V STP = mol x 22,4

M =
4,22

StP

M = 67,0
4,22

15
=

Wf2 =
000.96

..2 tieF

O,67 x Ar =
000.96

1
Ar

. 20 . t

T =
20

796.500.0,6
= 3232,75 detik

66

Page 67

30. Diketahui:
Cu (E0 = +0,4 volt) Sn (E0 = -0,14 volt)
Mg (E0 = -2,37 volt) Zn (E0 = -0,76 volt)
Berdasarkan data potensial standar diatas, tentukan logam yang dapat dipakai
untuk melindungi besi (E0=-0,44 volt) terhadap kerusakan korosi!
Jawab:
Mg (Eo = -2,32 volt), Zn (Eo= 0,96 volt)

67

Similer Documents