Download PROSES PIROLISIS PDF

TitlePROSES PIROLISIS
File Size231.5 KB
Total Pages15
Document Text Contents
Page 2

A. Definisi

Pirolisis adalah dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa

atau sedikit oksigen atau reagen lainnya, dimana material mentah akan mengalami

pemecahan struktur kimia menjadi fase gas. Bila oksigen ada pada suatu reaktor pirolisis

maka akan bereaksi dengan material sehingga membentuk abu(ash). Untuk menghilangkan

oksigen, pada proses pirolisis biasanaya di bantu oleh aliran gas inert sebgai fungsi untuk

mengikat oksigen dan mengeluarkan dari reaktor (Septa, 2009). Gas inert ini akan

mempertahankan kandungan oksigen sehingga mengandung 8% oksigen.

Pirolisis atau devolatilisasi disebut juga sebagai gasifikasi parsial. Suatu rangkaian

proses fisik dan kimia terjadi selama proses pirolisis yang dimulai secara lambat pada T <

100°C dan terjadi secara cepat pada T > 200°C. Komposisi produk yang tersusun merupakan

fungsi temperatur, tekanan, dan komposisi gas selama pirolisis berlangsung. Proses pirolisis

dimulai pada temperatur sekitar 230°C, ketika komponen yang tidak stabil secara termal,

seperti volatile matters pada batubara, pecah dan menguap bersamaan dengan komponen

lainnya. Produk cair yang menguap mengandung tar dan PAH (polyaromatic hydrocarbon).

Produk pirolisis umumnya terdiri dari tiga jenis, yaitu gas ringan (H2, CO, CO2, H2O, dan

CH4), tar, dan arang.

B. Sumber-Sumber Pirolisis

1. Ban bekas

Penggunaan teknologi pirolisis kontinyu adalah pilihan tepat untuk pengolahan ban bekas

sehingga dihasilkan produk minyak bumi (crude oil), carbon black, syngas dan kawat besi

baja, yang kesemuanya mempunyai nilai tambah yang besar dan merupakan bahan baku

berbagai industri.

Setiap 60 ton potongan ban yang diproses secara pirolisis dapat menghasilkan :

-18.000 liter minyak

-18.000 kg carbon black

-6.600 kg kawat baja

-17.400 kg syngas (gas sintetis)

2. Kulit kayu

https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dekomposisi_kimia&action=edit&redlink=1
https://id.wikipedia.org/wiki/Gas
https://id.wikipedia.org/wiki/Reagen
https://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen
https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemanasan&action=edit&redlink=1
https://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_organik

Page 8

Karbon padat direksikan dengan uap air atau karbon dioksida dikonversi menjadi karbon

monoksida dan hidrogen.

Reaksi kimia peruraian selulosa pada biomasa.

3(C6H10O5) 8H2O + C6H8O + 3CO2 + CH4 + H2 + 8C

Reaksi utama yang terjadi pada fase evolusi gas dijabarkan sebagai berikut.

CnHm xCH4 + y H2 + zC

CH4 + H2O CO + 3H2

C + H2O CO + H2

C + CO2 2CO

(Ullmann’s, 2002)

Tabel 3. Reaksi kimia peruraian selulosa

Reaksi Produk

C6H10O5 + panas CH4 + 2CO + 3H2O + 3C

C6H10O5 6C + 5H2O(g) Karbon

C6H10O5 0.8 C6H8O + 1.8 H2O(g) + 1.2 CO2 Oli residu

C6H10O5 2C2H4 + 2CO2 + H2O(g) Etilen

F. Sistem Peralatan dan Teknologi Terbaru

Pada beberapa tahun mendatang sektor energi akan menghadapi kompleksitas

masalah yang saling terkait antara tantangan perekonomian, geopolitik, teknologi dan

lingkungan. Pertambahan penduduk yang terus meningkat di negara-negara berkembang

memerlukan pasokan energi yang cukup besar baik bagi kepentingan masyarakat pedesaan

maupun masyarakat urban. Konsumsi energi di negara berkembang akan meningkat sebanyak

empat kali lebih besar dari kebutuhan energi negara-negara maju. Di negara-negara maju,

dorongan pertambahan pemakaian energi terutama disebabkan oleh adanya perubahan gaya

hidup dan teknologi masadepan. Sementara pasokan sumber energi konvensional khususnya

minyak dan gas bumi akan mulai menurun magnitude-nya. Pada saat ini, 85 persen dari

produksi komersial energi masih berbasis bahan bakar fossil. Meskipun peranan bahan bakar

Page 14

pertama berupa burner berbahan bakar biogas ( series 304 memiliki flame temperature hingga

500 oCelcius), blower berpenggerak motor listrik (3 HP, 1 Phase), siklon (cyclon) pemisah

debu kasar, pengendap tar serta filter penyaring debu halus serta nozzle sprayer air. Kapasitas

konversi reaktor Gasifier GS 100 sebesar 100 kg sampah/ jam setara 2 ton sampah/ hari, atau

setara lebih 3-5 m3/ hari.

Reaktor pirolisis GS 100 berupa silinder kedap udara( diameter 40 cm, tinggi= 100 cm)

terbuat dari stainless steel dilengkapi lobang pengumpan (hopper) bijih plastik secara

kontinyu, pendingin (kondensat) berupa pipa stainless (1 inchi, panjang 2 m), perangkap tar

dibuat dari kaca ( Pyrex glass) serta penampung minyak bakar terbuat dari glass tahan panas.

Sistim pirolisis memiliki kapasitas konversi ( convert capacity) 2,5 kg bijiplastik per jam atau

60 kg biji plastik atau setara dengan pengolahan sampah plastik ( jenis PE, PET, HDPE,

kresek, styrofoam ) sebelum pencacahan 0,1 ton/ hari menjadi 54 liter minyak bakar/ hari.

Reaktor mampu mengubah sampah plastik jenis PP (polipropilene), PE (polietilene) dan PS

(polistirene) menjadi minyak bakar( fasacair) yang dapat diaplikasikan sebagai bahanbakar

boiler, insinerator. Pada kondisi umpan kualitas PE/PET akan dihasilkan minyak bakar setara

kerosine bagi campuran mesin diesel dan generator ( enginestatis). Kategori sampah yang

termasuk PP antara lain tong sampah, bungkus snack, kotak DVD, dansejenisnya.

Sampahplastik yang termasukkategori PE ( botol air minuman, kantong plastik biasa, tutup

botol plastik). Sedangkan PS meliputi sampah sterofom, dll.

CARA KERJA

Aneka biomassa atau sampah kering dimasukan ke Gasifier bagi terjadinya proses gasifikasi.

Gasifier GS 100 dinyalakanolehpemantikberupa burner berbahanbakar biogas (series 304

memiliki flame temperature hingga 500° Celcius). Gasifier telah dilengkapi siklon (cyclon)

pemisah debu kasar, pengendap tar serta filter penyaring debu halus dan asap (Electro Static

Precipitator (ESP)). Keluaran asap putih dari bahan baku biomassa kering( kayu, kain, daun

kering, kertas) tiada lain uap air dan teruji memenuhi syarat baku mutu lingkungan yang

dipersyaratkan standar lingkungan.

Di ruang lain, sebagai rangkaian ke-2, diatas gasifier (combustion chamber) terpasang reaktor

pirolisis berupa silinder kedap udara( tidak ada keluaran emisi) terbuatdari Plat stainless

dilengkapi lubang pengumpan (hopper) bijih plastik secara kontinyu serta pendingin

http://kencanaonline.com/index.php?route=product/product&path=59&product_id=235
http://kencanaonline.com/index.php?route=product/product&path=59&product_id=235

Similer Documents