Download sanitasi lingkungan PDF

Titlesanitasi lingkungan
File Size472.0 KB
Total Pages27
Document Text Contents
Page 13

27

4. Water- related Insect Vector Mechanism

Agen penyakit ditularkan melalui gigitan serangga yang

berkembang biak di dalam air. Contoh penyakit dengan

mekanisme penularan semacam ini adalah filariasis, dengue,

malaria , dan yellow fever.

2. Tanah

Tanah adalah tempat kita berpijak. Tanah ada di mana-

mana. Ketika kalian ke luar rumah dan melihat pohon-pohon

tumbuh di tepi jalan, juga cacing yang bergerak-gerak di antara

bebatuan, kalian akan segera tahu bahwa makhluk-makhluk

malang itu tidak akan dapat hidup tanpa tanah. Tanah

merupakan alat vital yang menjadi habitat berbagai macam

organisme. Tak hanya segelintir makhluk hidup, tetapi puluhan

bahkan ratusan makhluk hidup bergantung padanya. Tanah

membantu berbagai tumbuhan bernapas, makan, menghisap air,

dan berbagai unsur hara yang membuatnya bertahan dari

serangan penyakit. Intinya, tanah adalah media yang digunakan

tumbuhan dan berbagai jenis mikroorganisme untuh hidup yang

terbentuk dari pelapukan batuan.

Ditinjau dari pengertian tanah serta sanitasi lingkungan,

maka dalam kesimpulan ini saya akan menuliskan apa si peran

tanah dalam sanitasi lingkungan, maka fungsi tanah dalam hal

sanitasi lingkungan yaitu melindungi dan menetralisir zat-zat

berbahaya yang terdapat dalam sampah ataupun limbah, dimana

ketika ada pencemaran pada lingkungan maka Tanah itu

merupakan salah satu unsur yang peranannya cukup penting

dalam mengatasi pencemaran suatu lingkungan tersebut, seperti

penyangga kimia (buffer), penyaringan, pengendapan, pengalih

ragaman (Transformer), Serta pengendali biologi.

3. Udara.

Page 26

40

4. Dampak buruk air limbah

Ada beberapa dampak buruk yang dapat

ditimbulkan apabila air limbah tidak dikelola dengan

baik, antara lain (Mubarak dan Chayatin, 2009) :

- Penurunan kualitas lingkungan

- Gangguan terhadap keindahan

- Gangguan kesehatan

- Gangguan terhadap kerusakan benda

Sanitasi lingkungan pada hakekatnya adalah kondisi atau

keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh positif

terhadap status kesehatan yang optimum pula. Ruang lingkup

kesehatan lingkungan tersebut antara lain mencakup: perumahan,

pembuangan kotoran manusia (tinja), penyediaan air bersih,

pembuangan sampah, pembuangan air kotor (air limbah), rumah

hewan ternak (kandang) dan sebagainya.

Sanitasi lingkungan juga merupakan salah satu usaha untuk

mencapai lingkungan sehat melalui pengendalian faktor lingkungan

fisik khususnya hal-hal yang mempunyai dampak merusak

perkembangan fisik kesehatan dan kelangsungan hidup manusia.

Usaha sanitasi lingkungan menurut Kusnoputranto adalah usaha

kesehatan yang menitikberatkan pada usaha pengendalian faktor

lingkungan fisik yang mungkin menimbulkan dan menyebabkan

kerugian dalam perkembangan fisik, kesehatan dan daya tahan hidup

manusia.

Unsur sanitasi lingkungan meliputi, Air, tanah dan udara.

Sedangkan ruang lingkup kegiatan sanitasi lingkungan meliputi aspek

sebagai berikut: penyediaan air bersih/ air minum (water supply),

pembuangan kotoran manusia, pengolahan sampah (refuse disposal),

dan sistem pengelolaan air limbah.

Similer Documents